BULUKUMBA, KOMPAS.com - Seorang tenaga kerja Indonesia asal Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, dikabarkan tewas akibat pembunuhan saat memanfaatkan hari libur selama tiga hari. Syamsul Rijal baru sekitar lima bulan bekerja di sebuah perkebunan kelapa sawit di Serawk, Malaysia timur.
Menurut Santi, istrinya, tubuh suaminya yang berumur 25 tahun itu ditemukan di tepi jalan oleh warga setempat. Santi menuturkan, Rabu (13/6/2012), Rijal hijrah ke Malaysia untuk bekerja di ladang sawit setelah diajak oleh seorang temannya bernama Sabri.
Baru lima bulan Sabri bekerja di Serawak, Santi mendapat kabar dari istri Sabri, bahwa suaminya ditemukan di tepi jalan dalam keadaan tak bernyawa. Sabri yang bekerja di tempat yang sama dengan Rijal sudah lebih dulu pulang ke kampung halaman.
"Kami mendapat kabar. awalnya Rijal meninggal karena kecelakaan, berselang beberapa hari, pihak kepolisian Malaysia menghubungi kami jika Rijal tewas terbunuh. Karena saat dilakukan identifikasi di rumah sakit, dokter menemukan luka tusukan di leher belakang," tutur Santi yang menangis dan menggendong anak semata wayangnya yang masih berusia dua tahun.
Lanjut Santi, suamnya meninggal pada Jumat (1/6/2012) lalu dan hingga sampai saat ini jenazah Rijal belum dipulangkan. Dia mengaku pihak keluarga belum melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah setempat, karena tidak mengetahui prosedurnya.
"Kami orang miskin, sehingga kami tidak tahu kemana harus mengadu kalau ada kejadian seperti ini," sahut Santi. Keluarga kecil ini berharap, jenazah Rijal segera tiba di kampung halamannya untuk dikebumikan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang